Heaven Handoko Sang Habibie Kecil Dari SMAM 1 Gresik Wujudkan Mimpi Belajar di Eropa.


heaven”Jangan tinggalkan salat, kalau itu ditinggal maka semuanya akan rusak,” demikian permintaan Bupati Gresik DR Sambari Halim Radianto dan Wabup DR HM Qosim saat memberikan arahan kepada Muhammad Heaven Handoko, siswa kelas XII MIA 3 SMA Muhammaddiyah I Gresik di ruang kerja Bupati Gresik.

Muhammad Heaven Handoko didampingi kedua orangtuanya, Arif Handoko dan Umsullah Hariati, pamitan sekaligus minta doa restu kepada bupati dan wakil bupati, karena dirinya berhasil lolos dalam program pertukaran pelajar AFS Intercultural Program.

Nantinya selama setahun, Heaven akan menempuh pendidikan setingkat SMA selama setahun di Swiss, kemudian dilanjutkan menempuh pendidikan sarjana di Inggris selama kurang lebih lima tahun. Selain Heaven, ada empat siswa lainnya dari Jawa Timur yang mendapat kesempatan serupa.

Ke lima siswa pintar ini, telah berkumpul di Jakarta pada 17 Agustus 2016 yang lalu, untuk bertemu dengan pelajar pintar lainnya dari seluruh Indonesia.

Kepala SMA Muhammaddiyah I Gresik, Ainul Muttaqin, S.P mengatakan, Heaven akan belajar ilmu Enterpreuneur. Terpilihnya Heaven setelah terseleksi menyisihkan 600 siswa se Kabupaten Gresik. Sedangkan tingkat nasional, Heaven berhasil lolos masuk 129 siswa terpilih dari 2 juta siswa pendaftar.

Bupati Sambari mengaku sangat bangga, salah satu warga Gresik berhasil lolos seleksi tingkat nasional dalam bidang pendidikan. “Ini sesuatu yang luar biasa. Kalau siswa lain yang berangkat ke luar negeri paling lama hanya setahun, namun Heaven akan tinggal di Eropa selama 6 tahun” jelas Sambari.

Wabup Qosim yang ikut mendampingi Bupati berpesan agar Heaven menjaga nama baik bangsa dan negara. Swiss adalah negara yang sudah tertata, masyarakatnya baik dan bertoleransi tinggi. “Saya pernah tinggal di sana, meski cuma 2 hari dan tahu persis keadaan di sana” tambahnya.

Sementara itu, Handoko mengaku terharu atas prestasi anak sulung dari dua bersaudara tersebut. Dirinya selaku orang tua, hanya bisa berdoa agar selama belajar di negeri orang, anaknya bisa sukses.

Diakui Handoko, dalam keseharan Heaven yang dilahirkan 2 Maret 1999 adalah siswa dari kelas eksakta. Tetapi dia sangat menyukai belajar bahasa. “Heaven kursus Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Jerman, Bahasa China dan Bahasa Arab,” katanya.

Selain itu, Heaven juga mahir membawakan Tarian Garuda Nusantara dan punya kegemaran lain yaitu robotic. Dalam utak atik kegiatan robotic yang diawali sejak kelas 3 SMP, Heaven pernah meraih berbagai juara robotic, baik nasional maupun Internasional.

Penghargaan yang diterima Heaven adalah Heaven meraih Merit Award, atas penemuan neurologic home pada kompetisi Nasional Teknologi Informasi dan Teknologi 2013, Juara I Nasional ME Award 2015, Juara I Robot Sumo dalam Olimpiade Robot International (IISRO 2015) serta seabreg juara bidang robot yang lain. Penggemar olahraga taekkwondo ini juga meraih sertifikat menyelam International.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *